Wednesday, December 2, 2020

Diduga Dana BUMDes Taaba-Malaka Diselewengkan Kades

Betun,NttPost-Pengelolaan Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka tahun 2018 dan 2019 diduga diselewengkan kepala desa Taaba,Marsel Seran. Total dana BUMDes selama dua tahun yang bersumber dari Dana Desa senilai Rp 141.500.000.

Pada tahun 2018, nilainya Rp 41.5000.000 dan tahun 2019 sebesar Rp 100.000.000. Namun, dana tersebut tidak dikelolah pengurus BUMDes tetapi dikelolah oleh Kepala Desa Taaba, Marsela Seran.

Seharusnya,dana BUMDes dikelola oleh pengurus BUMDes bukan oleh Kepala Desa. Usaha yang dilakukan BUMDes tahun 2018 adalah memberikan kredit kepada warga. Namun pada tahun 2018, semua penerima kredit adalah aparat desa. Sementara dana BUMDes tahun 2019 dialokasikan Rp 100 juta. Dana tersebut disalurkan untuk kredit Rp 53 juta sedangkan Rp 47 juta untuk pengadaan BRILink. Sampai saat ini BRI Link tidak pernah ada di Desa Taaba.

Ketua BUMDes Desa Taaba, Fransiskus Bria, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa petang (28/04/2020) mengakui bahwa pengelolaan BUMDes dilakukan bersama-sama dengan Kepala desa. Ironisnya, sebagai ketua BUMDes, ia tidak mengetahui banyak tentang pengelolaan BUMDes yang ia pimpin. Ia hanya tahu jumlah dana BUMDes tahun 2018 Rp Rp 41.500.000 dan 2019 sebesar Rp 100.000.000.

Ditanya mengenai pengelolaan dana BUMDes tahun 2018, Fransiskus mengaku, dana diberi kredit kepada masyarakat dengan nilai bervariasi antara Rp 2-5 juta perorang. Fransiskus selaku ketua BUMDes tidak mengetahui jumlah penerima kredit dari BUMDes dan penggembalian dana tersebut tidak diketahuinya.

“Saya tidak tahu berapa orang. Tapi kami kasih di masyarakat, di orang yang jual di pasar”, ujarnya.

Untuk tahun 2019, kata Fransiskus, dana penyertaan modal dari Dana Desa ke BUMDes sebasar Rp 100 juta. Dana itu dipakai untuk bangun kios yang saat ini sementara dikerjakan. Ditanya, kenapa anggaran dari 2019, tapi pekerjaan kios baru di tahun 2020, Fransiskus enggan berkomentar.

Ditanya mengenai BRI Link yang sampai saat ini belum ada, Fransiskus juga hanya diam. Fransiskus meminta wartawan untuk datang bertemu dirinya di rumah, karena saat ditelpon wartawan, ia mengaku masih mengikat ternak.

Sesuai LKPJ kepala Desa Taaba yang diperoleh wartawan, dana BUMDes tahun 2019 senilai Rp 100 juta sudah terealisasi 100 persen yakni, penyaluran kredit Rp 57 juta dan 47 juta pengadaan BRI Link. Ternyata, sesuai pengakuan Ketua BUMDes Fransiskus Bria, dana BUMDes tahun 2019 baru mulai dimanfaatkan tahun 2020 yakni, pembangunan rumah kios yang masih dikerjakan saat ini.

Terpisah,kepala Desa Taaba,Marsela Seran belum berhasil dikinfirmasi. Pesan yang dikrim ke nomor ponselnya belum direspon hingga berita ini dirilis.(Tim/M2/NttPost)

Latest news

Amanu: Kalau Ada yang Salah Jalan,Saya Minta Kembali ke Jalan yang Benar untuk Menangkan Sahabat

Atambua,NP-"Kita dukung Sahabat Nomor 1.Kalau selama ini ada yang salah jalan, saya minta kembali ke jalan yang benar dengan mendukung dan memenangkan...
- Advertisement -

95 Persen Pasien di RSUD Atambua adalah Peserta JKN-KIS,Sisanya Menggunakan SKTM

Atambua,NP-Terhitung sejak Januari hingga September 2020 prosentasi  pasien yang mengakses layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua...

Dapat Bantuan Presiden, Pelaku UMKM: Terima Kasih Jokowi

Atambua,NP-Sebanyak 6.503 Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) di kabupaten Belu menerima Bantuan Presiden RI.Para pelaku usaha penerima bantuan Presiden merupakan nasabah...

Luar Biasa, Sahabat Disambut di Fatubanao

Atambua,NP-Dalam sesi kampanye tahap II di Keluarahan Fatubanao,kecamatan kota Atambua,Jumat(13/11/2020), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belu,Wilybrodus Lay dan Ose Luan yang...

Related news

Amanu: Kalau Ada yang Salah Jalan,Saya Minta Kembali ke Jalan yang Benar untuk Menangkan Sahabat

Atambua,NP-"Kita dukung Sahabat Nomor 1.Kalau selama ini ada yang salah jalan, saya minta kembali ke jalan yang benar dengan mendukung dan memenangkan...

95 Persen Pasien di RSUD Atambua adalah Peserta JKN-KIS,Sisanya Menggunakan SKTM

Atambua,NP-Terhitung sejak Januari hingga September 2020 prosentasi  pasien yang mengakses layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua...

Dapat Bantuan Presiden, Pelaku UMKM: Terima Kasih Jokowi

Atambua,NP-Sebanyak 6.503 Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) di kabupaten Belu menerima Bantuan Presiden RI.Para pelaku usaha penerima bantuan Presiden merupakan nasabah...

Luar Biasa, Sahabat Disambut di Fatubanao

Atambua,NP-Dalam sesi kampanye tahap II di Keluarahan Fatubanao,kecamatan kota Atambua,Jumat(13/11/2020), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belu,Wilybrodus Lay dan Ose Luan yang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here