Monday, April 19, 2021

Empat Orang Pelaku Penganiayaan di Halilulik Ditetapkan Masuk DPO

Atambua,NP-Empat orang pelaku penganiayaan di Halilulik desa Naitimu kecamatan Tasifeto Barat, Belu ditetapkan masuk dalam daftar pengejaran Polres Belu alias Daftar Pencarian Orang(DPO).

Keempat orang yang masuk DPO ini terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan di Halilulik desa Naitimu. Dimana terjadi dua kali peristiwa pengeroyokan yakni pada tanggal 17 November 2020 dan 22 November 2020.

Keempat pelaku yang kini keberadaannya terus diburuh Polres Belu ini yakni berinisial, AL, BZ dan WM dan ML. Demikian disampaikan Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh kepada awak media di Atambua dalam jumpa pers akhir tahun di aula Mapolres Belu, Rabu(30/12/2020).

Dijelaskan AKBP Khairul, kejadian penganiayaan pertama terjadi pada 17 November dengan pelakunya TSK, BZ dan WM. Sementara kejadian penganiayaan kedua dilakukan AL dan ML dimana pelaku AL terlibat dalam kedua kejadian penganiayaan tersebut.

Karena unsur-unsur tindak pidanya sudah terpenuhi, empat orang pelaku, lanjut Kapolres, sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diancam dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Pada kesempatan itu, Kapolres Belu menghimbau kepada keempat orang pelaku untuk kooperatif dengan menyerahkan diri kepada pihak keamanan. Ia juga meminta bantuan masyarakat agar menginformasikan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui keberadaan keempat orang DPO tersebut.

“Untuk kasus pengeroyokan di Halilulik, saya menyarankan untuk para pelaku agar menyerahkan diri karena kita akan terus kejar sampai dimanapun,” tegas Kapolres Belu.

Kejadian pengeroyokan dilakukan terhadap warga yang pulang dari lokasi kampanye salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Belu. Meski demikian, tindakan keempat pelaku adalah murni tindak pidana dan tidak berkaitan dengan pelanggaran pemilu.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2020, Polres Belu menangani sebanyak 375 kasus kriminal dimana dari total kasus yang ditangni, didominasi kasus penganiayaan atau pengeroyokan serta diikuti kasus pencuruan dan pencabulan.

Salah satu pemicu terjadinya kasus pengeroyokan, jelas Kapolres, disebabkan karena pelaku sedang mabuk miras sehingga dalam operasi Pekat yang dilakukan pihaknya juga menyita ribuan minuman kerjas baik minuman keras local maupun yang berlabel.(M2/N)

Latest news

Breaking News:Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal Dunia

Atambua,NP-Satu lagi pasien Covid-19 meninggal dunia di RSUD Mgr.Gabriel Manek Atambua Sabtu malam(23/1/2020). Juru Bicara Satuan Tugas penanganan Covid-19...

Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal

Atambua,NP-Hingga Rabu (13//2021) sudah dua orang pasien dengan gejala Covid-19 meninggal munia di RSUD Atambua.  Pasien 01 meninggal RSUD Mgr. Gabriel...

KPK Minta Kemensos Hapus Jutaan Penerima Bansos yang Tak Miliki NIK

Jakarta,NP-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan memantau penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI bagi warga terdampak corona pada 2021. KPK...

Breaking News:Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Jakarta,NP- Pesawat komersial Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan  SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2020). Manager of Branch Communication PT...

Related news

Breaking News:Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal Dunia

Atambua,NP-Satu lagi pasien Covid-19 meninggal dunia di RSUD Mgr.Gabriel Manek Atambua Sabtu malam(23/1/2020). Juru Bicara Satuan Tugas penanganan Covid-19...

Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal

Atambua,NP-Hingga Rabu (13//2021) sudah dua orang pasien dengan gejala Covid-19 meninggal munia di RSUD Atambua.  Pasien 01 meninggal RSUD Mgr. Gabriel...

KPK Minta Kemensos Hapus Jutaan Penerima Bansos yang Tak Miliki NIK

Jakarta,NP-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan memantau penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI bagi warga terdampak corona pada 2021. KPK...

Breaking News:Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Jakarta,NP- Pesawat komersial Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan  SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2020). Manager of Branch Communication PT...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here