Tuesday, March 2, 2021

JPS dan Keberpihakan Pemimpin Daerah

Editorial
Pekan kemarin, Bupati Belu Wilybrodus Lay berkesempatan menyerahkan secera simbolis bantuan Jaring Pengaman Sosial(JPS) di sejumlah Kelurahan di Atambua.

JPS adalah bantuan sosial yang diperuntukan bagi warga yang terdampak akibat pandemi Corina Virus Deases 2019/Covid 19, dimana para penerima manfaat adalah masyarakat yang  sama sekali belum tersentuh bantuan sosial dampak covid 19.

Dalam program bansos JPS, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Bupati Wilybrodus Lay dan Wakil Bupati J.T.Ose Luan menyiapkan anggaran dari DAU Kabupaten Belu sebesar 25 miliar.

Anggaran ini dibagikan kepada masyarakat dimana setiap KK penerima manfaat mendapat Rp.1.800.000 per bulan selama tiga bulan ke depan.

Sebelum melaunching bantuan JPS, Bupati Wilybrodus Lay terus memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan uang yang diperoleh untuk kebutuhan rumah tangga sambil terus berusaha bekerja memanfaatkan potensi yang ada di sekitar.

“Bapak-Mama, Pakailah uang yang diberi pemerintah untuk beli kebutuhan rumah tangga.Pakai beli beras, beli gula dan kebutuhan lain.Jangan pakai untuk beli minuman keras/miras.Himbau Bupati Wily di sela-sela penyaluran bantuan JPS di Kelurahan Umanen dan Kelurahan Beirafu.

Pergeseran anggaran DAU yang diperuntukan bagi progeam JPS lalu  diikuti dengan pemimpin daerah turun langsung untuk memastikan program JPS tepat sasaran merupakan bukti pempin daerah ini memiliki sense of crisis sebagaimana ditekankan Presiden Joko Widodo.

Wilybrodus Lay dan J.T Ose Luan menyadari bahwa keduanya adalah pemimpin yang lahir dari rahim rakyat karena itu mereka hadir dan merasakan langsung apa yang saat ini dirasakan masyarakat.

Di sela-sela pemantauan penyaluran JPS pekan kemarin, NttPost coba bertemu dengan sejumlah masyarakat.

Tak dapat dipungkiri,rasa terima kasih tak dapat dibendung.

Masyarakat penerima manfaat merasa sangat terbantukan dimana di masa pandemi covid 19 dan masyarakat diminta untuk tetap di rumah, berdampak pada pendapatan keluarga yang pada akhirnya bermuara pada sulit untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Bantuan JPS yang diperoleh sangat berarti karena bisa digunakan untuk membeli kebutuhan kebutuhan keluarga seperti beras, minyak goreng bahkan bisa dimanfastkan untuk membayar cicilan kredit.Hal ini seperti diakui, Susana Bere, warga Kelurahan Umanen.

“Terima Kasih bapak Bupati telah meringankan beban kami untuk beli beras minyak dan kebutuhan lain. Selama ini kami tidak bisa cari uang karena kami diminta untuk tidak bepergian. Terima Kasih semoga Tuhan memberkati Bapak Bupati dan Wakil Bupati,”ujar Susana Bere.

Tidak hanya hadir dan meringankan beban masyarakat,Pemkab Belu juga tengah melakukan pendataan para Pelaku UMKM di Belu untuk mendapat bantuan serupa yakni Bantuan Dampak Ekonomi.

Tukang ojek, penenun, pengusaha krupuk dan pemilik mobil ojek  serta pelaku UMKM lainnya juga akan diberi dukungan berupa simulan modal agar bisa kembali melanjutkan usanya.

Kehadiran pemerintah melalui kebijakan dan langkah pemimpin daerah ini merupakan bentuk keberpihakan dan kepedulian pemimpi daerah.

Terlepas dari plus-minus dan dinamika yang beegulir,apresiasi memang sudah sepantasnya dan semestinya diberi sebagai bagian dari kecerdasaan sosial dan bukti bahwa antara pemimpin dan yang dipimpin masih menjunjung tingga nilai kearifan lokal sebagai mana nama daerah ini desemat yang Rai Belu yang artinya Tanah Sahabat(Redaksi)

Latest news

Breaking News:Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal Dunia

Atambua,NP-Satu lagi pasien Covid-19 meninggal dunia di RSUD Mgr.Gabriel Manek Atambua Sabtu malam(23/1/2020). Juru Bicara Satuan Tugas penanganan Covid-19...

Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal

Atambua,NP-Hingga Rabu (13//2021) sudah dua orang pasien dengan gejala Covid-19 meninggal munia di RSUD Atambua.  Pasien 01 meninggal RSUD Mgr. Gabriel...

KPK Minta Kemensos Hapus Jutaan Penerima Bansos yang Tak Miliki NIK

Jakarta,NP-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan memantau penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI bagi warga terdampak corona pada 2021. KPK...

Breaking News:Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Jakarta,NP- Pesawat komersial Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan  SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2020). Manager of Branch Communication PT...

Related news

Breaking News:Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal Dunia

Atambua,NP-Satu lagi pasien Covid-19 meninggal dunia di RSUD Mgr.Gabriel Manek Atambua Sabtu malam(23/1/2020). Juru Bicara Satuan Tugas penanganan Covid-19...

Satu Lagi Pasien Covid-19 di Belu Meninggal

Atambua,NP-Hingga Rabu (13//2021) sudah dua orang pasien dengan gejala Covid-19 meninggal munia di RSUD Atambua.  Pasien 01 meninggal RSUD Mgr. Gabriel...

KPK Minta Kemensos Hapus Jutaan Penerima Bansos yang Tak Miliki NIK

Jakarta,NP-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan memantau penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI bagi warga terdampak corona pada 2021. KPK...

Breaking News:Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Jakarta,NP- Pesawat komersial Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan  SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2020). Manager of Branch Communication PT...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here