Friday, October 30, 2020

Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid 19, Pemkab Belu Siapkan Bantuan 25 M

Atambua,NttPost-Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Belu kepada masyarakat yang terdampak secara sosial ekonomi akibat pandemi virus corona, Bupati Willybrodus Lay dan Wakil Bupati JT Ose Luan sudah menganggarkan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Belu sebesar 25 milyar.

Anggaran sebesar 25 milyar ini dipersiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami dampak sosial dan ekonomi akibat pendemi Covid-19 dengan nilai yang sama dengan jumlah bantuan jenis lain seperti Bantuan Sosial Tunai, Bantuan Perluasan Sembako, serta Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) sebesar Rp. 600.000 per bulan selama tiga bulan kedepan.

Ketika diwawancarai awak media di desa Asumanu, kecamatan Raihat,kabupaten Belu,Senin(08/6/2020) Bupati Belu Wilibrodus Lay mengatakan, dana sebesar 25 milyar yang disiapkan Pemkab Belu akan diperuntukan bagi masyarakat yang belum memperoleh bantuan sosial seperti PKH,BST dan BLT Dana Desa.

Bupati Willybrodus mengatakan bahwa pihaknya melihat masih banyak masyarakat yang belum tercover dalam bantuan sosial pemerintah yang bersumber dari Kementerian Sosial maupun Bantuan Dana Desa sehingga Pemda Belu mengucurkan anggaran untuk mengatasi dampak sosial ekonomi masyarakat dan meminta semua kepala desa dan lurah melakukan pendataan bagi masyarakat terdampak yang belum tercover bantuan sosial.

“Saya meminta kepala desa dan camat untuk benar-benar teliti agar tidak ada KK yang tidak menerima bantuan. Masyarakat yang tidak masuk dalam data PKH,BST dan BLT bisa diusulkan agar bisa mendapat bantuan melalui program Jaring Pengaman Sosial. Saya dapat pastikan bahwa masyarakat yang belum tercover di BLT dan BST akan dibantu Pemkab Belu melalui program JPS.Masyarakat harus dibantu agar semua bisa dapat keringanan,” jelas Bupati Wily.

Guna memastikan agar semua masyarakat dapat menerima bantuan sosial,Bupati Wilybrodus menginstruksikan seluruh kepala desa di daerah itu untuk mengumumkan semua nama KK penerima bantuan. Hal ini dilakukam guna mencegah pendobelan nama penerima bantuan sosial.

Agar semua KK bisa dapat menerima bantuan, bupati Wilybrodus meminta para kepala desa agar mendata semua KK baru yang belum memiliki kartu keluarga agar diproses dan nama KK tersebut dapat diusulkan guna memperoleh bantuan dari Pemkab Belu melalui program JPS.

Terkait jumlah KK penerima bantuan sosial JPS, saat ini belum dipastikan karena pemerintah masih melakukan penyisiran agar tidak KK yang terlewatkan.

“Untuk jumlah KK penerima kita akan sesuaikan dengan kebutuhan.Artinya program JPS akan mengcover KK yang sama sekali belum mendapat bantuan seperti PKH,BST dan BLT. Dengan demikian semua masyarakat berhak menerima bantuan sosial,” jelas Wilybrodus Lay ketika ditemui awak media usai menyerahkan secara simbolis BLT kepada masyarakat desa Asumanu.

Terhadap penyaluran bantuan pemerintah, lanjut Bupati Lay, pihaknya melalui Koordinator Bidang Jaring Pengaman Sosial dan Dampak Ekonomi melalui BP4D bersama Dinas Sosial melakukan pendataan dan verifikasi yang bertujuan mencegah terjadinya pendobelan nama penerima agar semua masyarakat bisa mendapatkan bantuan pemerintah antara lain BST, BPNT/Sembako, dan BLT-DD.

Ia berharap penyaluran bantuan sosial pemerintah mengutamakan keadilan bagi semua masyarakat Belu dengan memberikan perhatian melalui mengucurkan anggaran khusus yang membantu masyarakat mengatasi dampak Covid-19 sehingga masyarakat harus dapat memanfaatkannya dengan baik untuk menjadi stimulan bagi masyarakat menjalani hidup.(M2/NttPost).

Latest news

Bawaslu Belu: Tidak Ada Unsur Pelanggaran Pidana pada Kampanye Sahabat di Naitimu

Atambua,NP-Setelah melakukan klarifikasi terhadap sejumoah pihak kajian terhadap laporan dan temuan terkait dugaan pelanggaran kampanye oleh pasangan calon bupati Wilybrodus Lay, Badan...
- Advertisement -

Herman Herry: Wily Lay dan Ose Luan Lebih Layak untuk Pimpin Belu

Atambua, NP-Anggota DPR RI yang juga adalah ketua Komisi III DPR RI, Heman Herry mengatakan saat ini Wilubrodus Lay dan Ose Luan...

Ketua DPD Nasdem Belu Akui Tidak Tahu Soal Adanya Program Bantuan

Atambua,NP-Marak di kalangan masyarakat saat ini, ada oknum tertentu yang atas nama partai Nasdem dan pasangan calon bupati dan wakil bupati Belu...

Sekelompok Pemuda Hadang dan Rusaki Mobil Tim Sahabat Saat Kampanye di Naitimu

Atambua,NP-Aksi premanisme dan tindakan tidak terpuji yang menodai pesta demokrasi dipertontonkan sekelompok pemuda di desa Naitimu kecamatan Tasifeto Barat, Belu saat calon...

Related news

Bawaslu Belu: Tidak Ada Unsur Pelanggaran Pidana pada Kampanye Sahabat di Naitimu

Atambua,NP-Setelah melakukan klarifikasi terhadap sejumoah pihak kajian terhadap laporan dan temuan terkait dugaan pelanggaran kampanye oleh pasangan calon bupati Wilybrodus Lay, Badan...

Herman Herry: Wily Lay dan Ose Luan Lebih Layak untuk Pimpin Belu

Atambua, NP-Anggota DPR RI yang juga adalah ketua Komisi III DPR RI, Heman Herry mengatakan saat ini Wilubrodus Lay dan Ose Luan...

Ketua DPD Nasdem Belu Akui Tidak Tahu Soal Adanya Program Bantuan

Atambua,NP-Marak di kalangan masyarakat saat ini, ada oknum tertentu yang atas nama partai Nasdem dan pasangan calon bupati dan wakil bupati Belu...

Sekelompok Pemuda Hadang dan Rusaki Mobil Tim Sahabat Saat Kampanye di Naitimu

Atambua,NP-Aksi premanisme dan tindakan tidak terpuji yang menodai pesta demokrasi dipertontonkan sekelompok pemuda di desa Naitimu kecamatan Tasifeto Barat, Belu saat calon...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here